Kotbah

4 Binatang Terkecil

Amsal 30:24-28

Semut

Semut merupakan binatang yang sangat kecil: 100 semut tdk lebih berat drpd sebutir jagung  ttp walau begitu Semut sering dijadikan contoh kerajinan bekerja, Amsal 6:6-8 “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya & jadilah bijak: biarpun tdk ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, & mengumpulkan makanannya pada waktu panen.”

  • Semut tahu antisipasi masa depan, tahu menyiapkan kebutuhannya untuk masa depan, Peribahasanya: “Sedia Payung sebelum Hujan”
  • Dalam hal Rohani, kita diingatkan utk menyiapkan diri utk menghadap tahta pengadilan Xp, tetapi bukan spt orang kaya yg bodoh di Lukas 12:19 “Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun utk bertahun2 lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah & bersenang2lah!” Sebagai org Xn, kita harus tahu menyiapkan diri dengan menabung harta di sorga.

ilustrasi: ada seorang pemuda yang terdampar di pulau yang terasing

Apakah kita telah mengumpulkan harta di sorga?  Jangan sampai waktu kita dipanggil Tuhan, kita tidak punya tabungan di surga spt  org kaya di Luk 12:20-21 Ttp FA kepadanya: Hai engkau org bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, & apa yg tlh kausediakan, utk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dg org yg mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tdk kaya di hadapan Allah.”

Hidup kita saat ini spt telur di ujung tanduk, SARS, flu burung, Demam Berdarah, kecelakaan, dll bisa merenggut nyawa kita sewaktu-waktu, Apakah kita sdh siap skrg?

Ilustrasi: Charles G Finney jadi pendeta krn mendengar bel berbunyi 10x di gereja

Kita harus Siap dari Sekarang ! Jangan tunggu tua. Krn kita tdk tahu umur kita.  Bagaimana kita menyiapkan diri?  Kita lihat binatang selanjutnya dulu

 

Pelanduk

Indonesia=kancil. Sebenarnya, kancil/pelanduk bukan binatang terkecil di bumi, krn panjangnya 45 cm & beratnya 2 kg. Ttp sbg binatang hutan, kancil adl binatang yg kecil, sekecil kelinci.

Disini, Pelanduk digambarkan sbg bangsa yg lemah tapi membuat rumahnya di bukit batu. Pelanduk tahu mencari tempat berlindung yg baik yi menggali lubang di bukit batu sbg rumahnya.

Hal rohani yg kita pelajari dari Pelanduk yi mencari tempat berlindung yg baik, tempat berlindung yg plg baik adl dlm Xp, sbg batu karang yg kokoh (I Kor 10:4 batu karang itu adl Xp).

Yoh  15:5 ..Barangsiapa tinggal di dlm Aku & Aku di dlm dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tdk dpt berbuat apa2.”

Ilustrasi Negara Maju membawa antibiotik & vaksin ke negara terbelakang shg tingkat kematian turun drastis tapi menyebabkan populasi tdk terkendali & kelaparan merajalela. Perbuatan baik kita bisa tdk berfaedah, kalau kita melakukan kebaikan tanpa bersandar pd Kristus,  Melakukan kebaikan yg bersandar pd Kristus itu spt Apa? Mari lihat binatang selanjutnya.

 

Belalang

Amsal menyebut belalang sbg binatang yg tidak punya raja ttp berbaris dengan teratur, ini mengingatkan kita agar hidup harmoni dg sesama kita. Hidup harmoni bisa tercipta kalau kita melakukan perintah baru yg diberikan Kristus yaitu supaya kita saling mengasihi (Yoh 13:34). Tetapi siapa yg hrs kita kasihi?

Matius  5:46 mengingatkan kita: Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Peringatan ini sangat relevan skrg, dimana di jaman ini semua orang mementingkan dirinya sendiri diatas segalanya. Semuanya utk Aku, Aku & si Aku.

Saat ini individualis meningkat begitu tajam, merasuk ke gereja2x Tuhan yaitu mereka ingin buka cabang dimana-mana bukannya bekerjasama dg gereja yg sudah ada di daerah itu, gereja ingin jadi no 1, bukan gereja yang peduli, Banyak Gereja yg tdk peduli Orang disekitarnya hanya makan nasi aking. Malah ada gereja yg tdk peduli thd jemaatnya sendiri kalau jemaatnya tdk bisa kuliah, atau anaknya tdk bisa sekolah.

Apakah kita sdh berbuat kasih pd saudara kita yg kelihatan? Mrk adl perwujudan

Kristus di dunia ini, spt kata I Yoh 4: 20 … karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

Mat 25:37-40 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yg paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Kita sering tdk menyadari dg melakukan kebaikan pd org-org yg kekurangan kita telah menjamu malaikat2 atau Tuhan sendiri, ingat Tuhan dtg ke Abraham & Lot sbg org asing!

Pdhl Ul 15:10-11 Engkau hrs memberi kepadanya dg limpahnya & janganlah hatimu berdukacita, apabila engkau memberi kepadanya, sebab oleh krn hal itulah TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dlm sgl pekerjaanmu & dlm segala usahamu. Sebab orang2 miskin tdk hentinya akan ada di dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar2 bagi saudaramu, yg tertindas & yg miskin di negerimu.”

Ayat ini menjelaskan kpd kita: menolong org yg kekurangan adl salah satu cara agar Tuhan memberkati kita, krn kita mau jadi saluran berkat Tuhan.

Kita menganggap kalau kita sdh ke gereja dg rajin, sdh berdoa & baca Alkitab dg teratur maka kita sdh hidup jadi org benar, pdhl Kristus mengingatkan pd org muda yg kaya yg dtg padanya utk menjual harta miliknya & membagi2kan kpd org miskin.  Kita tdk perlu extrim spt ini, tapi peringatan Kristus utk memperhatikan org yg terpinggirkan hrs kita lakukan kalau kita mau memiliki deposito di bumi (Ul 15) & di surga (Mat 25) Raja Gondofernes yg memberi Rs. Thomas sejumlah besar uang utk membangunkan istana bagi Raja. Rs. Thomas membagikan uang itu utk pekerjaan sosial & gereja.

 

Cicak

Dikatakan di Amsal 30, cicak yang dapat kautangkap dengan tangan tetapi juga yang ada di istana raja2x. Dapat ditangkap dg tangan menunjukkan sifat lamban, tetapi bisa ada di istana raja2x menunjukkan cicak punya adaptasi yang hebat.

Amsal ini mengingatkan kita sebagai orang Kristen utk bisa beradaptasi dimanapun kita berada, Kita beradaptasi bisa menjadi spt Lot yg ikut-ikutan dg kebobrokan dunia sekitarnya atau Beradaptasi spt perkataan Xp: cerdik seperti ular tapi tulus spt merpati.

Kita beradaptasi dg dunia ini harus jadi garam & terang dunia spt

Ibu Teresa, yang menjadi terang & garam dunia dengan merawat orang-orang Kusta, Muhammad Yunus dari Bangladesh menaikkan harkat & martabat banyak orang miskin di Bangladesh, Romo Mangunwijaya yg mau hidup bersama dg orang-orang kecil di pinggir kali code & kampung yang lebih miskin lagi di bawah jembatan Gondolayu yang berjuang bersama mereka agar mereka tidak digusur pemerintah, Apakah kita sdh menjadi terang & Garam Dunia?

Kita ini hanya mengerjakan pekerjaan Tuhan bukan pekerjaan kita, kalau kita berkata Who am I? Siapa saya, kita hanya bisa melakukan hal kecil, tapi kalau kita ingat Whose am I? Saya ini milik Siapa? maka kita akan menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada-Nya untuk dipakai melaksanakan pekerjaanNya yang besar.

Ilustrasi: Suatu Konser Piano yg dimainkan pianis termasyur dari Jerman tiba-tiba

ada anak kecil yg main piano dg nada tdk karuan,

Kita mungkin bukan siapa-siapa, tapi Kalau penguasa Langit & Bumi, pencipta Manusia ini beserta kita, kita dapat melakukan perkara besar, maukah kita dipakai sbg alatNya? Serahkan hidupmu utk dipakai saluran berkat.

Jangan berdoa Tuhan tolong A, B, C s/d Z. Tapi berdoalah: “Tuhan pakailah aku menjadi saluran berkatmu untuk menolong A, B sd Z.

Kita manusia terlalu sering memerintah-merintah Tuhan, kenapa tidak kita minta Tuhan utk pakai kita sbg alat Tuhan?

  • Belajarlah spt Semut yg tahu menyiapkan diri menghadapi hari esok, jgn lupa hidup kita plg banter 70-80 thn menentukan kekekalan kita di sana. Jangan sia-siakan masa hidup yg pendek ini hanya utk mencari harta dunia.
  • Maukah kita belajar spt pelanduk yg tahu mencari tempat pelindungan yg baik, Kita menyiapkan diri dg bersandar pd Kristus dg mencontoh Belalang yg hidup dg harmonis, Hanya satu cara utk hidup dg harmonis yi saling mengasihi. Salah satu cara yg saya tahu utk mengumpulkan tabungan kita di Sorga yi membantu org-org yg kekurangan yg tdk mampu makan, tdk mampu sekolah, atau kuliah.
  • Amsal mengingatkan agar kita bisa beradaptasi spt Cicak: Hidup kita harus menggarami dunia, kita hrs jadi terang dunia. Bukan tercemari dunia spt Lot

Apakah kita mau belajar dari mereka para binatang yg terkecil di dunia ini? Ataukah kita spt org-org dlm perumpamaan Kristus yg mendirikan rumahnya di atas pasir?